Business Trip to Surabaya
Alhamdulillah, akhirnya sampai juga nyambangin kantor cabang Surabaya.
Sebenarnya sich udah lama mo observasi kondisi kantor (lebih tepat sich gudang) Surabaya. Walaupun urgensinya bisa dibilang tidak ada, namun pengalaman saya mengobservasi langsung proses aktivitas gudang di Jakarta, memberi wawasan lebih luas saat bikin tagihan.
Proses sich standar, secara udah sertifikasi ISO 2000 gitu, namun dengan memahami proses handling barang di gudang, kita bisa tahu titik2 lemah Operation Dept., dalam hal ini kesalahan2 yang mungkin terjadi dalam proses dan dalam key-in ke system.
Dengan mengetahui titik2 tersebut, mempermudah pendeteksian mistake dan error pada data yang disediakan Operation Dept. untuk pengihan.
Well, kembali ke Surabaya, Boz sebenarnya sudah announce sejak awal 2007 untuk mengadakan perjalanan ke Surabaya. Namun, yach karena memang tidak ada urgensinya, sudah gitu kerjaan selalu menumpuk, tidak ada tindak lanjutnya.
Kemudian, datanglah setumpuk kartu NPWP karyawan akibat program ekstensifikasi DJP.
Keluarlah perintah management ke bagian pajak untuk mendistribusikan kartu tersebut serta memberikan sosialisasi hak dan kewajiban WP, termasuk kepada karyawan di cabang Surabaya.
Dengan memanfaatkan momentum tersebut, saya minta izin ikut serta dengan fokus yang berbeda. Ada 3 poin yang saya ajukan sebagai fokus trip ke Surabaya, efektifitas dan control petty cash cabang, control asset cabang, dan mengobservasi kegiatan cabang terkait billing dan cost control.
Jadilah saya dan Pak Syamsu (assistant manajer – pajak) berangkat ke Surabaya pada tanggal 17 Desember 2007 sore dengan pesawat Garuda (737-400). Pagi masih ngantor dulu.
Menginap di hotel Equator yang perjalanan ke kantor Surabaya sekitar 30 menit dgn taxi.
Selasa pagi langsung ke kantor Surabaya di Margomulyo 11B. Pak Syamsu langsung ambil tempat untuk arrange sosialisasi, saya ninjau gudang.
Lokasi strategis, dekat sekali dgn pintu tol, jadi ke pelabuhan Tj perak hanya 15 menit. Sayangnya struktur lantai tidak memungkinkan untuk memasang racking, sehingga semua barang klien diletakkan secara bulk. Dan, dengan kapasitas kurang lebih hanya 1000 pallet, terpaksa sewa gudang lagi untuk menampung barang beberapa klien baru.
Siangnya, ikut Pak Syamsu ke KPP Sukomanunggal dan KPP Krembangan. Di tengah tugas, mampir di pasar genteng tuk beli oleh2
Rabu, tidak ke kantor Surabaya, tapi pinjam laptop Pak Syamsu buat ngerjain laporan hasil observasi. Tepat jam 12:00 check out menuju bandara, mengejar pesawat yang katanya depart at 15:00.
Sampe Cengkareng, susah nyari Blue Bird. Antri sampe sejam lebih baru dapat. Itupun milih lewat Tangerang, karena keluar tol bandara macet sekali.
Laporan udah dikirim ke Boz, tapi hasil dari trip baru bisa kliatan setelah Maret 2008, karena masih banyak kekurangan dan masalah yang musti dibicarakan dgn Boz2 Operation di Jakarta dan IT team.
Tapi ada hal yang langsung dirasakan oleh teman2 di Jakarta, … oleh2 dari Surabaya
Lebaran yang hampa
Taqobbalallahu minna wa minkum. Minal A’idin wal faidzin.
Sebelumnya, izinkanlah saya sekeluarga mengucapkan selamat Idul Fitri 1428H.
Mohon maaf atas segala kesalahan dan kesilafan.
Sebulan sudah menjalani puasa Ramadhan. Namun tahun ini, ibadah selama bulan puasa terasa kosong – hampa tanpa isi.
Dengan anak 2 yang masih batita, agak sulit menjaga ritme ibadah. Kondisi badan yang kurang fit, dan beribu alasan lain bisa dikemukakan.
Apapun alasannya, semoga kadar ketakwaan yang justru menurun selama bulan puasa, tidak berlanjut ke depannya. Harus di cari inti permasalahan yang membuat ibadah saat ini hanya menjadi rutinitas, bukan lagi kebutuhan.
*sigh
Ya Allah, tetapkanlah hati hamba-Mu ini untuk selalu mencari ridha-Mu.
Ya Allah, jangan jadikan hati hamba-Mu ini kosong tanpa petunjuk-Mu.
Ayah nggak shalat tarawih?
Semalam, setelah pulang kantor dan berbuka puasa serta shalat maghrib, saya minta istri untuk kerokan badan. Sudah beberapa hari badan ini terasa tidak enak.
Setelah selesai, kami bermain-main dengan anak.
Putri pertama saya, Rafah Kamilah – 2 th, mengajak ke rumah neneknya – yang hanya selisih satu rumah.
Saya jelaskan bahwa neneknya, kakeknya, dan lain-lain sedang shalat tarawih. Rafah tetap tidak mau mengerti. Oleh karena itu, saya ajak ke rumah neneknya dan didapati rumah yang kosong dan terkunci.
Kami kembali ke rumah. Rafah berkata ke saya (dalam bahasa anak umur 2 tahun):
RK : “nene’ – shalat tarawih?”
RK : “Nenek, … Abah (kakeknya-sf), … Ami, … Ia, … … Tarawih.”
Saya jawab : “Iya, semua sedang shalat tarawih”.
Rafah kemudian memandang saya, lama dengan pandangan menyelidik.
Lalu dia bertanya: “Ayah??????????????????????????”
Istri saya langsung tertawa ………..
Hari hari yang menjemukan
Beberapa hari ini, cukup menjemukan.
Terutama di kantor sich. Nggak ada kerjaan selain beresin meja, ngecek email, dll.
Pengennya sich di rumah, main sama anak. Syifa lagi lucu2nya, Rafah suka iri klo ayahnya bercanda sama adiknya.
Bete di kantor. Mo pulang, masih ada tanggung jawab jaga anak2 di kantor. Mo cuti, jatah cuti tinggal dikit. … …. …
Awal Ramadhan – gempa
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.
Sumatera diterjang gempa. Pertama Bengkulu dgn 7,6 skala richter kemarin. Hari ini Jambi dan Padang.
Kekuatan gempa sampai merobohkan banyak rumah di Bengkulu. Getarannya terasa sampai sebagian Jakarta. Teman-teman yang berkantor di gedung bertingkat seputaran Thamrin dan Sudirman merasakan gempa tersebut.
DI Bengkulu 5 orang tewas, di Padang 1 orang tewas (http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/13/time/072541/idnews/829378/idkanal/10)
Indonesiaku yang selalu dirundung musibah
Hello world!
Hmm, posting pertama gw.
Just leave it like this
-
Terkini
-
Taut
-
Arsip
- Desember 2007 (1)
- Oktober 2007 (1)
- September 2007 (4)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS